Ada benda peninggalan sejarah yang berasal dari zaman mesir kuno, yaitu lembaran papirus yang berisi hal-hal yang berkaitan dengan magic/sulap. Lembaran yang diperkirakan berasal dari sekitar tahun 2600 SM itu menceritakan tentang kisah seorang pesulap yang bernama Dedi, yang dipanggil untuk menghibur raja Cheops. Dia lalu menunjukkan sebuah trik yang sangat mengagumkan, yaitu memotong kepala seekor hewan dan mengembalikannya dalam keadaan utuh dan hidup.
Cangkir dan bola (cups and balls) adalah suatu trik sulap yang tertua. Para ahli mesir kuno telah mencatat sebuah lukisan di sebuah dinding kuburan di Beni Hasan yang berasal dari tahun 2500-2200 SM. Lukisan ini menggambarkan dua orang yang sedang bermain dengan empat buah cangkir. Banyak varisasi dari trik sulap tersebut, tetapi efek dasarnya adalah bola dapat berpindah secara ajaib dari satu cangkir ke cangkir yang lain, muncul dan hilang sesuai dengan keinginan dari si pesulap. Trik cups and balls tersebut sering diakhiri secara mengejutkan dengan keluarnya benda-benda dari bawah cangkir tersebut. Trik klasik ini menarik perhatian pangeran Charles, dia bergabung menjadi anggota dari perkumpulan sulap yaitu Magic Circle di London pada 1975.
Pada awal abad ke-17, Isaac Fawkes membuat suatu pertunjukan sulap di London, Inggris. Dia adalah pesulap pertama yang mengadakan pertunjukan sulap dengan menarik uang tiket masuk bagi kalangan atas. Banyak yang percaya bahwa prinsip dari alat-alat Fawkes yang spektakuler telah melampaui zamannya. Salah satu sulapnya adalah sebuah apel yang tumbuh dan menghasilkan buah dalam waktu kurang dari satu menit (seperti yang dilakukan di film The Illusionist, dimana pemeran utamanya mengeluarkan pohon jeruk yang dapat berbuah sangat cepat, http://www.youtube.com/watch?v=PiFEoxpWlbE).
Fawkes dan pesulap-pesulap lainnya kemudian berhasil mengangkat sulap ke dalam suatu pertunjukan seni. Mereka melakukan pertunjukan keliling dari suatu tempat ke tempat yang lain.
Sulap modern menjadi popular pada 1770-an. Pada 1798, muncul pertunjukan yang bernama The Phantasmagoria di Paris, Prancis. Lalu pada 1845, Jean Eugene Robert Houdin menampilkan suatu ilusi yang bernamakan eternal suspension, yaitu suatu trik mengambang di udara. Dia menjadi bapak sulap modern karena menggabungkan ilmu pengetahuan, teknologi, mesin, listrik, dan ilusi optik yang kemudian dikembangkan oleh para pesulap lainnya.
Giuseppe Pinetti (1750-1800) dari Italia adalah sosok yang sangat berpengaruh di dalam sejarah sulap. Terinspirasi dari kesuksesan Fawkes, dia mengadakan pertunjukan sulap yang ajaib dan menakjubkan dan di tempat manapun dia tampil, dia akan selalu memperoleh kesuksesan yang sangat luar biasa. John henry Anderson (1814-1874), pesulap dari skotlandia. Dia sering disebut sebagai “the wizard of the north”. Dia sukses menembus benua Eropa, Amerika dan Australia. Sejak saat itu masyarakat mengenal sulap sebagai suatu pertunjukan seni, banyak bermunculan pesulap-pesulap hebat yang mempertunjukkan keahliannya dihadapan penonton yang jumlahnya sangat banyak. Sebelum adanya film dan televisi, sulap menjadi suatu pertunjukan seni yang sangat popular dan membangkitkan antusiasme masyarakat.
Akhirnya, muncullah sederet pesulap-pesulap yang terkenal seperti Harry Houdini (escape trick), Howard Trhruston (floating ladies trick), Amendo Vacca (pesulap komedi), Jarrow (growing paper trick), Mark Wilson (pesulap di televisi), Harry Kellar, Doug Henning (levitation trick), Siegfried and Roy (Trick Use Animal), David Copperfield, David Blaine, dan pesulap-pesulap lainnya yang sangat terkenal.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO


0 komentar:
Posting Komentar