ketika kanak, ayahku membuatkan ayunan
sebab aku sudah bisa berlari-lari dan tertawa riang
di ayun-ayun aku tiada bosan sambil di kudhang moga cepat besar
setelah besar, aku sering membuat ayah kesal
tetapi ayah sabar, sambil bercerita tentang kudhangan dan ayunan
sambil berharap aku lekas dewasa
namun setelah dewasa, kutinggalkan ayah, ayunan dan kampung halaman
suatu kali ayah datang bercerita tentang kudhangan dan ayunan
tetapi aku ketiduran karna lelah bekerja seharian
ayah tetap sabar, sambil membetulkan letak selimut yang kukenakan
dan ketika aku belum dapat wujudkan impian ayah
dengan sabar pula ayah kembali menunjukkan ke halaman belakang
tempat dulu aku di kudhang di atas ayunan
ada yang tak sanggup ku katakan...
Special to My Greet Father Alm.AKBP.Anumerta.Drs.Bambang Wijoyo Suharto Kasdamn, SH
God Bless U In the Heaven. .
Free Template Blogger
collection template
Hot Deals
BERITA_wongANteng
SEO
.jpg)


0 komentar:
Posting Komentar